Pekembangan teknologi komputer pada tahun 2019
1. Kecerdasan buatan
Kita mungkin tidak akan memiliki AI umum yang berfungsi penuh hingga akhir 2019 nanti, tetapi AI yang kita miliki sekarang akan menjadi lebih umum. Mobil yang mengemudi sendiri dan robot pencuri pekerjaan akan segera mengambil alih. Seperti, penggunaannya untuk mengidentifikasi proses bisnis, meningkatkan cybersecurity, melakukan analisis data yang lebih baik, dan mengotomatiskan beberapa pekerjaan manusia yang berulang. Kamu tidak perlu lagi menjadi peneliti top untuk menggunakan AI, dan mungkin "AI Skill" akan segera menjadi cara lain untuk menghiasi CV-mu. Kekurangan: Akan terjadi gangguan di pasar tenaga kerja.
2. Jaringan 5G
Jaringan 5G telah lama dikembangkan tetapi di tahun 2019 lah prakteknya menjadi kenyataan. Beberapa pabrikan telah berkomitmen untuk merilis perangkat yang mendukung 5G pada akhir tahun dan beberapa kota akan segera menikmatinya. Meskipun begitu, 5G kemungkinan baru akan tersedia secara luas selama beberapa tahun lagi. Dalam waktu dekat, hanya ada beberapa kota saja yang akan memiliki opsi untuk menggunakan teknologi seluler yang sangat cepat ini. Ini memberikan waktu kepada pengguna untuk meng-upgrade ponsel mereka agar segera dapat terhubung dengan 5G. Kekurangan: Seperti halnya teknologi baru, pasti ada beberapa masalah keamanan.
3. Internet of Things
Setelah 5G mulai diterapkan, itu akan membuat lebih banyak bandwidth yang tersedia untuk "Internet of Things" (IoT) yang sedang berkembang. Ponsel hanyalah salah satu bagian dari jaringan perangkat yang luas; sensor, tag RFID, dan mesin online. Dan dengan adanya AI, jaringan nirkabel akan terus meningkat dan semakin meluas. Mobil-mobil kemudi otomatis mungkin belum menjadi mainstream untuk sementara waktu, tetapi kita sudah bisa memiliki mobil yang dapat mengirimkan informasi diagnostik (tekanan ban, tingkat minyak, dan lain-lain) langsung melalui ponsel kita. Kekurangan: Banyaknya potensi kerentanan keamanan, masalah privasi, pemahaman pengguna yang terbatas, dan lain-lain
4. Edge Computing
Selamat datang “edge computing,” kata kunci yang populer untuk menggantikan “cloud.” “Edge” di sini mengacu pada jaringan dan perangkat yang paling jauh dari cloud, seperti smartphone. Misalnya saat kamu bertanya kepada Google Assistant, permintaanmu harus diunggah dulu ke cloud, diproses, dan baru dikembalikan kepadamu jawabannya. Proses itu menciptakan banyak waktu jeda, memberikan tekanan pada server, memakan bandwidth, dan memerlukan banyak fungsi perangkat untuk terkoneksi internet. Dengan perangkat IoT yang terus berkembang, mungkin akan jauh lebih cepat, lebih personal, dan lebih aman untuk menyimpan dan memproses lebih banyak data secara lokal. Desentralisasi cloud dengan menempatkan lebih banyak penyimpanan data dan kekuatan pemrosesan di tingkat lokal (di lingkungan dan rumah individu) mungkin memakan waktu yang cukup lama, tetapi sudah ada tanda-tanda bahwa ini akan menjadi tren untuk jangka yang panjang. Kekurangan: Kerentanan keamanan personal (DWK)
Komentar
Posting Komentar